Hidup itu penuh perjuangan!

Burung Garuda : Bhineka Tunggal Ika

Burung Garuda : Bhineka Tunggal Ika

   

    Lambang Negara Garuda Pancasila diresmikan tanggal 17 Agustus 1950 berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 66 tahun 1951, dengan ditetapkannya Lambang Negara Garuda Pancasila maka Semboyan Bhineka Tunggal Ika secara resmi dinyatakan sebagai semboyan Negara. Peraturan Pemerintah No 66 tahun 1951 berisi di antaranya sebagai berikut.
a. Seekor burung garuda yang dijadikan sebagai lambang Negara berdiri tegak dengan sayap dikembangkan ke kiri dan ke kanan melambangkan tenaga pencipta atau semangat membangun.
b. Kepala burung yang menghadap ke kanan melambangkan kemujuran atau keberuntungan.
c. Burung garuda yang mampu terbang tinggi keangkasa raya tanpa kawan melambangkan cita-cita tinggi, keperkasaan, kedaulatan bangsa dan Negara.
d. Lukisan burung garuda seluruhnya berwarna kuning emas melambangkan keagungan.
e. Kaki burung yang mencengkeram kokoh pita yang bertuliskan “Bhineka Tunggal Ika” melambangkan kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang dicapai pada saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
f. Seloka ini dilambangkan dengan bulu burung pada tubuh dan sayapnya sebagai candra sangkala proklamasi angka keramat bangsa Indonesia, yaitu 17 – 8 – 1945 yang merupakan tanggal, bulan dan tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. g. Gambaran rinci dapat kamu lihat dari bulu sayap yang berjumlah 17 helai, ekor 8 helai, dibawah perisai 19 helai, dan pada leher 45 helai.

Bhinneka Tunggal Ika seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 66 tahun 1951 tersebut mengandung makna sebagai berikut.
a. Mendorong semakin kokohnya persatuan Indonesia
b. Menorong timbulnya kesadaran tentang pentingnya pergaulan demi kokohnya persatuan dan kesatuan.
c. Tidak saling menghina, mencemooh, atau saling menjelek-jelekan diantara sesama bangsa Indonesia.
d. Saling menghormati dan mencintai antar sesama.
e. Meningkatkan identitas dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia
f. Meningkatkan nilai kegotongroyongan dan solidaritas.

Assalamualaikum
Monggo :D