Hidup itu penuh perjuangan!

Gaya dan benyanyi lagu daerah

Gaya dan benyanyi lagu daerah

Lagu daerah adalah lagu atau musik yang berasal dari suatu daerah tertentu dan menjadi populer dinyanyikan baik oleh rakyat daerah tersebut maupun rakyat lainnya. Pada umumnya pencipta lagu daerah ini tidak diketahui lagi alias noname.

Fungsi lagu daerah adalah :
-   Pengiring tarian adat
-   Sarana komunikasi
-   Meningkatkan rasa kebudayaan
-   Sebagai ciri khas suatu daerah

Ciri-ciri lagu daerah adalah :
1. Mengandung suatu makna
2. Memuat pesan untuk masyarakat suatu daerah
3. Menggambarkan suasana suatu daerah
4. Menggunakan bahasa daerah
5. Irama dan melodinya bersifat sederhana

Macam-macam alat musik antara lain :
1.   Alat musik ritmis adalah pengiring sekaligus pengatur tempo pada lagu. Biasanya alat musik ritmis bernada tetap atau tidak bernada.
2.   Alat musik melodis adalah alat musik yang biasanya membunyikan melodi pada suatu lagu, pada umumnya alat musik ini tidak bisa memainkan kord secara sendirian.
3.   Alat musik harmonis adalah alat musik yang dimankan untuk memainkan harmoni pada suatu lagu. Karena alatmusik ini biasa memainkan harmoni maka cir-cirinya ialah bisa memainkan tiga nada atau lebih secara bersamaan.

Alat Musik berdasarkan sumber bunyinya :

1.   Idophone
Alat musik yang sumber bunyinya berasal  dari bahan dasarnya.
Contoh : kolintang , angklung , gong, cymbal

2.   Aerophone
Alat musik yang sumber bunyinya berasal  dari hembusan udara pada rongga.
Contoh : Seruling, harmonica, recorder

3.   Kordophone
Alat musik yang sumber bunyinya berasal  dari dawai.
Contoh : bass, gitar, biola, piano

4.   Membranophone
Alat musik yang sumber bunyinya berasal  dari selaput atau membrane.
Contoh : tifa, kendang, rebana, drum

5.   Elektrophone
Alat musik yang sumber bunyinya dihasilkan dari tenaga listrik.
Contoh : gitar listrik, piano listrik, keyboard
10 lagu daerah Indonesia :

1. Ampar-ampar Pisang à Kalimantan Selatan
2. Anak Kambing Saya à NTT
3. Angin Mamiri à Sulawesi Selatan
4. Anju Ahe -> Sumatera Utara
5. Apuse -> Papua
6.Ayam Den Lapeh -> Sumatera Barat
7. Barek Solok -> Sumatera Barat
8. Batanghari -> Jambi
9. Bolelebo -> Nusa Tenggara Barat
10. Bubuy Bulan -> Jawa Barat

6.   Sikap badan saat bernyanyi

Rileks, tidak tegang, gagah
Pada posisi sambil duduk, posisi tubuh bagian pinggang keatas harus dalam keadaan yang sama dengan posisi tubuh bagian pinggang keatas saat sedang berdiri


7.   Ekspresi saat bernyanyi

Bila nadanya tinggi : menaikkan alis, keadaan pipi seperti orang yang tersenyum, membuka mulut sesuai huruf
Secara umum ekspresi saat bernyanyi yaitu menghayati lagu dan ekspresi sesuai tema lagu yang dinyanyikan

8.   Teknik pernafasan
a.   Dada

Membusungkan dada pada saat menarik nafas untuk mengisi paru paru

(-) cepat lelah, suara jadi tidak stabil dan terputus putus

b.   Perut

Rongga perut berfungsi untuk menyimpan udara, perutnya akan selalu bergerak seiring nafas orang tersebut ( mengembung-mengempis)


c.   Diafragma/ pernafasan rongga perut

Menarik nafas untuk mengisi paru-paru dengan mengembangkan rongga perut/ diafragma, serta mengembangkan tulang rusuk

(+) menghasilkan nafas yang panjang, ringan, santai dan produksi suara lebih bermutu dan leluasa berekspresi karena tidak ada tekanan dan desakan dalam pernafasan

              

9.   Pengertian
a.   Artikulasi

Perubahan rongga dan ruang dalam saluran suara untuk menghasilkan bunyi bahasa

b.   Phrasering

Pemenggalan kata dalam kalimat lagu

c.   Intonesia

Tinggi rendahnya nada pada kalimat yang memberikan tekanan pada kata-kata tertentu


1 komentar:

Assalamualaikum
Monggo :D