Skip to main content

Posts

JATIM PARK 3: FUN TECH PLAZA (PART 2)

Lanjut dari Dino Park gue dan sekeluarga langsung meluncur ke Fun Tech Plaza yang ada di lantai 2, letaknya berdekatan dengan wahana-wahana terpisah seperti Zombie dan VR. Disambut dengan lantai yang bisa menyala warna-warni kalau dipijak. Seketika melihat sekeliling, gila. Kita udah dijamu dengan wahana VR, juga kinect dan permainan dan sebagainya sesuai nama tempatnya, Tech Plaza.
Di sisi kiri ada game kayuh bertemakan Moana, inti bermainnya yaitu kalau tidak salah 5 orang mengayuh sepeda yang disambungkan dengan lampu yang nantinya kalau kompak sepertinya akan menghasilkan kembang api, gue ga terlalu yakin karena pada saat itu alatnya rusak. Lanjut ke game selanjutnya ada game yang selama ini gue idam-idamkan sejak awal keberadaannya, selama ini gue iri banget ya nonton orang Youtube di luar negeri mainannya udah beda level, yaitu kinect. Apa sih kinect itu? Jadi beda dengan VR, kalau VR kan memakai gogle, nah kinect ini memakai sensor gerak, lihat video dibawah ini aja dah biar l…
Recent posts

JATIM PARK 3: DINO PARK (PART 1)

Tanggal 9 Juli hari Senin kemarin gue pergi ke Jatim Park 3. Salah satu amusement park yang tergolong baru dan hits di Kota Batu. Jatim Park 3 terbagi atas Dino Park, The Legend Star Park, Tech Plaza, dan Museum Musik Dunia. 
Hari itu sekeluargaku sampai ke sana jam 1 siang dan parkiran hampir penuh oleh mobil dan elf, maklum musim liburan.  Setelah membeli tiket terusan (Dino Park, The Legend Star Park, dan Tech Plaza) seharga 130.000 karena pake promo OVO haha. Kami berlima langsung menuju ke Dino Park yaitu taman rekreasi utama di Jatim Park 3 ini juga karena alasan waktu. Jam Buka Dino Park : 11.00 WIB - 18.00 WIB Harga Tiket Masuk Weekday & weekend : Rp. 100.000,-Dino Park + The Legend Star : Rp. 170.000,-Dino Park + The Legend Star + Museum Musik Dunia/ Fun Tech Plaza : Rp. 200.000,-
DINO PARK Pertama kali mau masuk seperti biasa gelang yang sudah dibeli di loket tiket akan dipasangkan ke tangan dan diperiksa tas nya (tidak boleh bawa minuman dalam kemasan plastik ya seperti pa…

Seampuh Apakah Masker Wajah Alami Tomat?

Akhir-akhir ini jerawat di dahi makin banyak dan makin parah gara-gara gue pegang dan akhirnya si jerawat berkelana mencari tempat tinggal baru karena rumah lamanya dihancurin. Mungkin gara-gara semi liburan ini yang gue isi dengan tidur ga teratur, olahraga hampir semakin jarang, jarang cuci muka, mungkin juga ditambah stress akhirnya ya semakin banyak deh.

Nah saat SMP gue sering banget coba masker wajah, gue takut sama yang namanya produk walaupun bermerk mahal (palingan gue pake produk susu kefir) karena gue saat itu masi bocah upil yang rata-rata kulit wajah ya normal lah. Saat itu gue suka masker-masker gituan biar wajah adem dan lebih enak dilihat juga sih. Temen-temen gue sering bilang wajah gue tuh halus lembut banget, entah karena dari sononyo atau pake masker-maskeran alami ini, jadinya gue tambah semangat pake hahaha.

Gue cari-cari nih apa aja yang kira-kira bahan alami apa yang bisa dipake untuk masker alami, ada jeruk nipis, telur putih, dan tomat dicampur gula. Gue pern…

BECOMING ADULT: Experimenting Myself Live With My Own Money

When I was a child, let's say when 13 I thought growing older, becoming adult is amazing. You have your own money, your own bank account, explore all things that you can't do when below 17 in a positive way lol. But now I already turning 17 and almost gonna turn 18 this year I feel fear somewhat. In this 3 recent years, I'm trying and experimenting myself not accepting money from mom for ONLY what I need in school and struggling with my prize money. It's hard somehow to manage your own money even just for school needs.

A lil bit flashback, I have my first 1 million on a junior high school from competition's prizes and then following on my senior high school with 250k (Jember) + 250k (Machung) + 500k(Unmer) + 400k (UMM). At very first I want to buy art supplies then when I accomplished my goal to buy that stuff I want to buy a violin, but now I have only 600k left, lol. Arghh hehe. Now I want to buy that left money for books. (I hope I consistent with my word) Here …

Lamunan Dugong di Bawah Bayang Manusia

Ekosistem padang lamun sama pentingnya dengan terumbu karang dan hutan mangrove. Lamun memiliki peran penting untuk mengurangi dampak perubahan iklim, namun lambat laut lamun mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia. Salah satu hewan yang menempati padang lamun adalah duyung/dugong. Duyung adalah hewan mamalia vegetarian. Duyung menunjukkan ekosistem lamun yang sehat, bahkan barometer indikatif keseluruhan kesehatan ekosistem laut.

Nah sebelumnya perkenalkan namaku Amira Rachmatillah,  salah satu pelajar SMA di Kota Malang. Sejak kecil aku sangat tertarik terhadap isu-isu lingkungan terutama yang bersangkut paut dengan hewan. Nah tiap hari tiada masalah tentang lingkungan, kali ini salah satu masalah krusial namun tidak kita sadari yaitu salah satu teman kita yang bertempat tinggal di padang lamun sedang kesusahan nih! Nah siapa ya? Yap, perkenalkan namanya Ugi, salah satu duyung yang akan mengenalkan kita tempat tinggalnya dan menjelaskan masalahnya, yuk kita ikuti dia dan memban…