Skip to main content

Posts

BECOMING ADULT: Experimenting Myself Live With My Own Money

When I was a child, let's say when 13 I thought growing older, becoming adult is amazing. You have your own money, your own bank account, explore all things that you can't do when below 17 in a positive way lol. But now I already turning 17 and almost gonna turn 18 this year I feel fear somewhat. In this 3 recent years, I'm trying and experimenting myself not accepting money from mom for ONLY what I need in school and struggling with my prize money. It's hard somehow to manage your own money even just for school needs.

A lil bit flashback, I have my first 1 million on a junior high school from competition's prizes and then following on my senior high school with 250k (Jember) + 250k (Machung) + 500k(Unmer) + 400k (UMM). At very first I want to buy art supplies then when I accomplished my goal to buy that stuff I want to buy a violin, but now I have only 600k left, lol. Arghh hehe. Now I want to buy that left money for books. (I hope I consistent with my word) Here …
Recent posts

Lamunan Dugong di Bawah Bayang Manusia

Ekosistem padang lamun sama pentingnya dengan terumbu karang dan hutan mangrove. Lamun memiliki peran penting untuk mengurangi dampak perubahan iklim, namun lambat laut lamun mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia. Salah satu hewan yang menempati padang lamun adalah duyung/dugong. Duyung adalah hewan mamalia vegetarian. Duyung menunjukkan ekosistem lamun yang sehat, bahkan barometer indikatif keseluruhan kesehatan ekosistem laut.

Nah sebelumnya perkenalkan namaku Amira Rachmatillah,  salah satu pelajar SMA di Kota Malang. Sejak kecil aku sangat tertarik terhadap isu-isu lingkungan terutama yang bersangkut paut dengan hewan. Nah tiap hari tiada masalah tentang lingkungan, kali ini salah satu masalah krusial namun tidak kita sadari yaitu salah satu teman kita yang bertempat tinggal di padang lamun sedang kesusahan nih! Nah siapa ya? Yap, perkenalkan namanya Ugi, salah satu duyung yang akan mengenalkan kita tempat tinggalnya dan menjelaskan masalahnya, yuk kita ikuti dia dan memban…

Ketika ZERO MOTIVATION

Ketika PAS menjelang semangat membara, ketika menjalani entah kenapa motivasi drop. Males-malesan, hopeless, nunda2 dan akhirnya besoknya menyesal. Kali ini tulisan ini kutulis untuk diriku saat sudah menjajaki perguruan tinggi, aamiin. Disini kutuliskan bagaimana aku menghadapi disaat aku dalam "zombie state"ku.

     Sehari sebelum PAS Matematika Peminatan, aku hopeless banget karena berasa tiap ulangan semacam remed trus, padahal aku tau materinya ya gitu-gitu aja, gampang, kok gue mepet2 nilainya, mungkin kurang berdoa. Ditambah lagi ternyata yang bikin soal guru lain, ada beberapa hal yang belum diajarin oleh guruku tapi dikeluarin. Lah gimana guys? Tiba2 entah gimana diberitahu kalau soal asimtotnya ada yang dalam bentuk logaritma dan eksponen. Jleb. Well, iya sih kita gaboleh bergantung sama guru, jadi yaudahlah ya. Aku juga uda minta catatan ke temen yang diajari guru kelas lain, tapinya dia semacam males ngepapin, alibinya catatannya gak lengkap lah, gajelas, hey gue…

Puisi: Kacamata Itu

Indra yang diagung-agungkannya itu,
tidakkah ia sadar itulah yang melemahkannya
Membawanya terombang-ambingkan ambisinya
Menuntun dirinya dengan kompas setan
Lambat laun tenggelamlah ia dalam ketamakannya

Cinta, apa itu cinta?
Dari mata ke hati katanya
Oh sungguh matamu hanya menipumu
Tidakkah kau melihat kacamata setan yang kau pakai itu?
Sungguh, ia mencampurkan rasa cinta dan nafsu itu sendiri
Kejamnya kacamata itu

Kemanaku Melangkah?

04/02/18 23.02
Hari ini kutuliskan salah satu curahan hatiku. Hari ini juga adalah hari dimana aku duduk di kelas 11. Setahun lagi mungkin aku orang yang beda, mungkin tidak. Setaun lagi aku menduduki kelas 12, kelas terakhir dalam masa sekolah, tidak kusangka waktu secepat itu, secepat melayangkan daun dari rantingnya, entah kemana. Secepat air menguap bahkan pandangan kita luput darinya.

Aku sangat bingung untuk menentukan langkahku. Langkahku hari ini adalah cerminan langkahku di masa depan. Mungkin terlalu cheesy untuk dikatakan. Tapi inilah isi hatiku. Aku sangat bingung diantara banyak pilihan yang ada. Aku bingung untuk menentukan apakah jurusan kuliahku nanti. Sebenarnya mungkin ada pilihan untuk tidak kuliah, ah tapi tidak. Aku ingin belajar lebih banyak.

Aku bukanlah orang sejenius Enstein, tapi aku bukanlah orang yang mudah menyerah. Sebenarnya aku bingung antara konsep membatasi diri dan batasan diri. Kembali lagi, aku seringkali tidak percaya diri dengan diriku sendiri. D…

Drama Ikut Lomba Herbarium di Machung Intelegence Battle 2018

Tiada hari tanpa drama, termasuk lomba herbarium yang pertama kali gue ikuti. Sebenarnya ni juga pertama kali gue tau herbarium dilombaiin. Nah gosipnya katanya Bu Dewi pada semangat nyuruh anak2 buat partisipasi. Jadi lombanya yang ngadakan Universitas Machung Malang di Tidar tanggal 27 Januari 2018, pertama kali yang ada di pikiran gue adalah bertebaran cici dan koko yang kece-kece wkwk.

Nah pertamanya gue pingin kan menyibukkan diri karena gue males klo pelajaran mulu, akhirnya gue minat ikut walaupun kagak ngerti2 banget apa itu herbarium, palingan dulu cuma pernah bikin 1x saat pelajaran Pak Faisol kelas 10 dulu. Nah kebetulan juga itu harus kelompokkan, dan iya gue ga punya temen yg seperjuangan gitu kan, akhirnya gue minta gabung kelompok Yabes dan Ajeng, karena gue ada feeling bagus dan mungkin pikirannya sama, ya klop gitu deh, dan mereka ngiya-in.

Jadi ternyata ada 2 kelompok lain yaitu kelompok A(Bagus n Safhira) dan B(Ghalvin n Lina) jadinya kita barengan gitu buatnya. Ren…